FLLAJ Rembang Bahas Penguatan Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas Dorong Penanganan Kendaraan Berat, Parkir Sembarangan, Penerangan Jalan hingga Penguatan Golden Period
REMBANG – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Rembang menggelar kegiatan koordinasi di Rumah Makan Prau Kuno, Rembang, Kamis (14/8/2026). Koordinasi tersebut membahas sejumlah persoalan lalu lintas dan keselamatan jalan yang menjadi perhatian di wilayah Kabupaten Rembang, sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut secara lintas sektor.
Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Lantas Polres Rembang AKP Ryan Mitha Pangesty, S.Tr.K., SIK., Kasi MRLL Dinas Perhubungan Rembang Alif, Kabag Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Maisarotus, PJ KPJR Blora Muh Satria, Kasubbag PU Rembang, serta Kasi dari Bappeda Rembang.
Dalam pembahasan, peserta menyoroti meningkatnya volume kendaraan truk, khususnya kendaraan berat yang melintas di sejumlah ruas jalan. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi melalui penataan lalu lintas dan penyediaan fasilitas pendukung agar keberadaan kendaraan berat tidak mengganggu kelancaran maupun keselamatan pengguna jalan.
Selain volume kendaraan berat, forum juga membahas masih ditemukannya kendaraan yang parkir sembarangan di badan jalan. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan. Minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan utama turut menjadi perhatian, terutama karena kondisi jalan yang kurang terang dapat meningkatkan risiko kecelakaan pada malam hari.
Forum juga membahas upaya penanganan korban kecelakaan lalu lintas melalui penguatan golden period, yakni masa krusial setelah kecelakaan yang membutuhkan penanganan dan evakuasi secara cepat agar peluang keselamatan korban dapat ditingkatkan. Untuk itu, sinergi antara kepolisian, dinas perhubungan, dinas kesehatan, serta instansi terkait dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung respons cepat terhadap korban kecelakaan.
Dari hasil koordinasi, disepakati sejumlah langkah tindak lanjut, di antaranya pelaksanaan sosialisasi di tingkat kecamatan dan sekolah. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk pelajar, mengenai pentingnya tertib dan selamat dalam berlalu lintas.
Selain itu, forum akan mengupayakan penyediaan kantong parkir baru bagi kendaraan berat. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kendaraan truk menggunakan badan jalan sebagai tempat berhenti maupun parkir sehingga arus lalu lintas tetap lancar dan aman.
Forum juga mendorong pemasangan rambu-rambu lalu lintas serta pembangunan dan penambahan sarana prasarana pendukung guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Rembang.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, FLLAJ Kabupaten Rembang diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mengatasi berbagai persoalan lalu lintas. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan kondisi transportasi jalan yang lebih aman, tertib dan lancar bagi seluruh masyarakat.
