Jasa Raharja Gandeng Satlantas dan Dishub Karanganyar, Dorong Aparatur Desa Jadi Penggerak Keselamatan Lalu Lintas
2 mins read

Jasa Raharja Gandeng Satlantas dan Dishub Karanganyar, Dorong Aparatur Desa Jadi Penggerak Keselamatan Lalu Lintas

Jawa Tengah – PT Jasa Raharja (Persero) berkomitmen mengedukasi, menginspirasi, dan menggerakkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya. PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sukoharjo melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi di Kecamatan Mojogedang, salah satu dari kecamatan dengan jumlah korban kecelakaan tertinggi berdasarkan domisili pada Kamis, 8 Oktober 2026. Sebanyak 70 aparatur kecamatan dan desa diberdayakan menjadi Agen Keselamatan Transportasi yang akan mengedukasi masyarakat dan menyusun program peningkatan keselamatan warga secara berkelanjutan. Ini adalah wujud kolaborasi Jasa Raharja, Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan masyarakat untuk menciptakan perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih aman. Karena setiap langkah kecil dalam menjaga keselamatan adalah kontribusi besar bagi terwujudnya Indonesia yang lebih selamat.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam membangun kesadaran keselamatan lalu lintas yang tidak hanya berfokus pada penanganan korban setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga mendorong upaya pencegahan melalui edukasi yang dilakukan secara langsung di lingkungan masyarakat.

Dengan melibatkan aparatur kecamatan dan desa, pesan keselamatan diharapkan dapat diteruskan secara lebih luas kepada masyarakat hingga tingkat keluarga dan komunitas. Aparatur desa dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat serta memahami karakteristik dan potensi risiko keselamatan di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja bersama Satlantas dan Dinas Perhubungan Karanganyar memberikan edukasi mengenai pentingnya perilaku tertib berlalu lintas, kewaspadaan terhadap potensi kecelakaan, serta peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman.

Pendekatan berbasis domisili korban menjadi salah satu upaya Jasa Raharja untuk menghadirkan program keselamatan yang lebih tepat sasaran. Informasi mengenai karakteristik korban dan kecelakaan di suatu wilayah menjadi dasar dalam menentukan bentuk edukasi dan intervensi keselamatan yang relevan dengan kondisi masyarakat setempat.

Jasa Raharja juga mendorong agar aparatur kecamatan dan desa dapat menjadi role model sekaligus agen keselamatan lalu lintas di lingkungannya. Pesan keselamatan dapat diintegrasikan dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan, mulai dari pertemuan warga, kegiatan desa, kelompok masyarakat, hingga komunikasi melalui media sosial desa.

“Keselamatan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui aparatur kecamatan dan desa, kami berharap pesan keselamatan dapat semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari,” ujar perwakilan Jasa Raharja Cabang Sukoharjo.

Kolaborasi lintas sektor antara Jasa Raharja, Kepolisian, Dinas Perhubungan, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat ekosistem keselamatan transportasi di Kabupaten Karanganyar. Tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat, tetapi juga mendorong munculnya kepedulian dan tindakan nyata dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengedukasi, menginspirasi, dan menggerakkan masyarakat agar bersama-sama mewujudkan budaya keselamatan lalu lintas demi terciptanya transportasi yang semakin aman dan berkeselamatan.