Jasa Raharja Dukung Pertukaran Inovasi Kesamsatan antara Samsat Sleman dan Bapenda Kalimantan Utara
Sleman — Kantor Samsat Induk Sleman menerima kunjungan kerja dari Bapenda Kalimantan Utara dalam rangka koordinasi dan berbagi informasi mengenai inovasi pelayanan kesamsatan pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk bertukar informasi mengenai berbagai upaya dan terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak.
Dalam kunjungan tersebut, dibahas sejumlah inovasi layanan unggulan yang telah dilaksanakan di Samsat Sleman, di antaranya Samsat Keliling Lima Tahunan, Samsat Malam, Samsat Sunday Morning, Samsat Desa, aplikasi pendataan Sipojak, serta sistem pengarsipan berkas kendaraan. Selain itu, pertemuan juga membahas beberapa langkah strategis yang dapat mendukung optimalisasi pendapatan PKB dan SWDKLLJ.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Eunike Suppa, Sekretaris Bapenda Kalimantan Utara beserta jajaran, Ekho Adhi Wahyu Heryanjaya, Kasie Pembukuan dan Penagihan KPPD Samsat Sleman beserta jajaran, serta M. Fauzi Zamzam, PJ Samsat Sleman. Melalui kegiatan ini, masing-masing pihak dapat saling berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan inovasi dan pelayanan yang telah dilakukan di wilayahnya.
M. Fauzi Zamzam menyampaikan bahwa pertukaran informasi antarinstansi menjadi hal yang penting untuk melihat berbagai inovasi pelayanan yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk saling berbagi informasi mengenai pelayanan kesamsatan, termasuk inovasi yang sudah berjalan di Samsat Sleman maupun upaya yang dilakukan Bapenda Kalimantan Utara,” ujar Fauzi.
Menurutnya, sejumlah inovasi pelayanan di Samsat Sleman dikembangkan untuk memberikan kemudahan dan pilihan waktu pelayanan bagi wajib pajak. “Kami memiliki beberapa layanan seperti Samsat Keliling Lima Tahunan, Samsat Malam, Samsat Sunday Morning, dan Samsat Desa. Selain itu, ada juga aplikasi Sipojak dan sistem pengarsipan berkas kendaraan yang kami gunakan untuk mendukung pelayanan dan pengelolaan data,” jelasnya.
Fauzi menambahkan bahwa kegiatan berbagi informasi seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan sekaligus pendapatan daerah. “Kami berharap dari kegiatan ini ada informasi dan pengalaman yang bisa saling dipelajari, sehingga inovasi pelayanan dapat terus dikembangkan dan pada akhirnya mampu mendorong kepatuhan wajib pajak serta mendukung optimalisasi pendapatan PKB dan SWDKLLJ,” pungkasnya.
