Koordinasi IWKL, Jasa Raharja Sambangi PT Ambang Barito Nusapersada
Banjarmasin – Dalam rangka penguatan koordinasi dan kepatuhan terhadap kewajiban perusahaan angkutan, Penanggung Jawab Samsat Banjarmasin I, Satria Agus Susilo, bersama Lorie Paras Ayuning melaksanakan kunjungan koordinasi ke PT Ambang Barito Nusapersada di Banjarmasin, Senin (19/01/2026). Kunjungan ini membahas implementasi dan optimalisasi Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum dan Alat Berat (IWKL).
Penanggung Jawab Samsat Banjarmasin I, Satria Agus Susilo, menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk memastikan pemahaman yang selaras terkait kewajiban IWKL sebagai bagian dari perlindungan dasar bagi penumpang dan masyarakat. “IWKL merupakan instrumen penting dalam menjamin perlindungan bagi pengguna jasa angkutan. Melalui koordinasi ini, kami berharap terbangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam pemenuhan kewajiban tersebut,” ungkap Satria Agus Susilo.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Senior Manajer Operasi dan Komersial PT Ambang Barito Nusapersada, Amron Darajatun, yang menyatakan kesiapan perusahaan untuk bersinergi dengan Jasa Raharja. “Kami menyambut baik koordinasi ini sebagai upaya memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan serta memberikan rasa aman dan perlindungan bagi pengguna jasa angkutan,” ungkap Amron Darajatun.
Melalui kegiatan ini, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan menjalankan peran strategis dalam melakukan pembinaan dan koordinasi dengan badan usaha angkutan, khususnya terkait kepatuhan IWKL. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Jasa Raharja dalam memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna transportasi umum.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Abdillah, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Jasa Raharja terus mendorong kolaborasi dengan perusahaan angkutan dan mitra kerja untuk memastikan kewajiban IWKL dilaksanakan dengan baik, sehingga perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan optimal sebagai wujud kehadiran negara,” tutup Abdillah.
