Kunjungan ke London, Presiden Prabowo Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia–Inggris
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di London, Inggris, untuk menjalani rangkaian kunjungan kerja yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral. Agenda awal kunjungan ini ditandai dengan pertemuan empat mata bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, yang membahas arah kerja sama strategis kedua negara ke depan.
Usai pertemuan tersebut, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan menghadiri jamuan santap siang bersama Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy di Lancaster House. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membuka dialog intensif terkait perdagangan, investasi, dan peluang kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Inggris.
Dalam jamuan kerja tersebut, Presiden Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara. Diskusi berlangsung secara tertutup selama lebih dari satu jam, mencerminkan keseriusan kedua pihak dalam membahas isu-isu strategis. Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat kemitraan bilateral.
Fokus utama kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris adalah mendorong peningkatan investasi, penguatan hilirisasi industri, serta perluasan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
Dialog Strategis di Lancaster House
Presiden Prabowo disambut langsung oleh Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy setibanya di Lancaster House. Sambutan tersebut menegaskan arti penting kunjungan ini bagi Pemerintah Inggris, khususnya dalam memperkuat hubungan dagang dengan Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara.
Turut hadir Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie, yang menandai keterlibatan aktif sektor swasta dalam mendorong kolaborasi ekonomi kedua negara. Kehadiran Kadin diharapkan dapat menjembatani kebijakan pemerintah dengan peluang investasi konkret.
Format working lunch dipilih untuk menciptakan suasana dialog yang lebih terbuka dan produktif. Para delegasi berdiskusi langsung mengenai potensi kerja sama, tantangan global, serta langkah-langkah konkret untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Inggris.
Delegasi Lengkap dan Beragam
Delegasi Indonesia yang mendampingi Presiden Prabowo terdiri dari sejumlah menteri strategis, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Kehadiran mereka mencerminkan fokus Indonesia pada investasi, industri bernilai tambah, dan ekonomi berkelanjutan.
Selain itu, turut hadir Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Komposisi delegasi ini menunjukkan luasnya cakupan kerja sama yang dijajaki, termasuk di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dari pihak Inggris, pertemuan dihadiri anggota parlemen Naz Shah serta sejumlah tokoh bisnis dan pimpinan perusahaan ternama. Keterlibatan pelaku usaha diharapkan mampu mempercepat realisasi kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tingkat tinggi ini.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi global, sekaligus membuka peluang kemitraan baru yang berkelanjutan bagi kedua negara.
Sumber AntaraNews.com
