DPR: ASN Masuk Komcad Dirancang untuk Perkuat Pertahanan Nasional Jangka Panjang
Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai wacana pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel Komponen Cadangan (Komcad) merupakan bagian dari desain jangka panjang penguatan sumber daya pertahanan nasional yang terintegrasi dengan birokrasi sipil.
Menurut Amelia, kebijakan tersebut dirancang sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem pertahanan semesta, bukan sekadar upaya mobilisasi personel negara.
“Kebijakan ini justru dapat memperkuat ketahanan nasional tanpa mengaburkan batas antara fungsi sipil dan militer,” ujar Amelia di Jakarta, Rabu.
Ia menegaskan, keterlibatan ASN dalam Komcad harus dilaksanakan secara sukarela, terukur, dan berbasis kompetensi. Selain itu, profesionalisme ASN tetap harus dijaga agar tidak mengganggu pelayanan publik yang menjadi tugas utama aparatur negara.
Amelia juga menekankan pentingnya transparansi kepada publik, terutama terkait aspek regulasi, mekanisme pelatihan, kesiapan anggaran, serta kejelasan peran ASN dalam skema pertahanan nasional.
“Kebijakan ini harus dijalankan sesuai prinsip konstitusional dan tata kelola yang akuntabel,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan rencana pelibatan sekitar 4.000 ASN dari kementerian dan lembaga di Jakarta sebagai Komponen Cadangan.
“Pada semester pertama 2026, ASN sudah mulai kita latih. Untuk tahap awal, pelatihan dipusatkan di kementerian dan lembaga di Jakarta, jumlahnya sekitar 4.000 orang,” kata Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam kegiatan retreat di Pusat Kompetensi Bela Negara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan, Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sjafrie menjelaskan, pelibatan ASN sebagai Komcad bertujuan menumbuhkan jiwa nasionalisme serta memperkuat rasa cinta tanah air dalam pengabdian kepada negara.
Sumber AntaraNews.com
