Jasa Raharja Gelar Pelatihan PPGD di SMAN 15 Bone, Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar dalam Penanganan Korban Kecelakaan
1 min read

Jasa Raharja Gelar Pelatihan PPGD di SMAN 15 Bone, Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar dalam Penanganan Korban Kecelakaan

Watampone – Jasa Raharja Cabang Watampone bekerja sama dengan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di SMAN 15 Bone pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan anggota PKS sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pelajar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat, khususnya akibat kecelakaan lalu lintas.

Pelatihan PPGD ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan berlalu lintas dan membangun budaya tanggap darurat di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah dasar pertolongan pertama, penanganan korban kecelakaan, serta tindakan yang harus dilakukan sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi secara teori maupun praktik sehingga dapat memahami cara memberikan bantuan awal yang tepat dan aman. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi pelatihan berlangsung, termasuk saat praktik penanganan korban dan simulasi kondisi darurat.

Jasa Raharja menilai bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. Dengan membekali pelajar kemampuan dasar PPGD, diharapkan mereka dapat menjadi agen keselamatan yang mampu memberikan respons cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui sinergi bersama Patroli Keamanan Sekolah, Jasa Raharja berharap kegiatan edukasi keselamatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas serta pentingnya pertolongan pertama pada korban kecelakaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya preventif Jasa Raharja dalam menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas melalui peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya kalangan pelajar, dalam memberikan pertolongan pertama yang cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Dengan demikian, diharapkan tercipta generasi muda yang lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.