Jasa Raharja Magelang dan FKLL Kabupaten Wonosobo Susun Strategi Tekan Kecelakaan
Magelang – Menanggapi rentetan insiden kecelakaan di jalur ekstrem Kertek–Kledung, Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Wonosobo menggelar rapat koordinasi darurat pada Selasa (13/01/2026) di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo. Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan langkah konkret guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalur rawan tersebut.
Jalur sepanjang 7,5 km yang menghubungkan Kledung dan Kertek menjadi fokus utama setelah tercatat adanya kecelakaan besar pada 27 dan 30 Desember 2025 lalu. Insiden yang melibatkan kendaraan angkutan barang tersebut mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, hingga kerugian materiil yang signifikan.
Berdasarkan hasil pembahasan forum yang melibatkan Satlantas Polres Wonosobo, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dan Dinas Kesehatan, teridentifikasi tiga faktor utama penyebab kecelakaan, Kegagalanteknis sistem pengereman kendaraan (rem blong) yang kurang maksimal. Infrastruktur rambu-rambu dan jalur penyelamat yang kurang terlihat jelas oleh pengemudi. Medan ekstrem karakteristik jalan menurun panjang yang sering tidak dikuasai oleh pengemudi luar daerah.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Magelang, Nifar Siahaan, SE., menegaskan bahwa kehadiran Jasa Raharja dalam forum ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan komitmen nyata dalam upaya pencegahan kecelakaan (preventif). Hal ini sejalan dengan tugas pokok Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat sesuai dengan UU No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. UU No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
Sebagai tindak lanjut, forum menyepakati sejumlah langkah strategis yang akan segera diimplementasikan Pembangunan pos timbang direncanakan di kawasan Tugu Selamat Datang Wonosobo (Desa Reco) untuk mengecek kelayakan kendaraan sebelum memasuki jalur menurun. Peningkatan fasilitas Jalan penambahan rambu, penerangan jalan, serta rambu peringatan tambahan mulai dari jalur penyelamat hingga pertigaan Pasar Kertek. Edukasi pengemudi sosialisasi intensif bagi sopir angkutan barang mengenai teknik pengereman di jalur pegunungan.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Wonosobo, khususnya jalur Kertek–Kledung, dapat meningkat signifikan sepanjang tahun 2026.
