2,1 Juta Peserta BPJS PBI yang Sempat Nonaktif Kini Diaktifkan Lagi
1 min read

2,1 Juta Peserta BPJS PBI yang Sempat Nonaktif Kini Diaktifkan Lagi

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa dari total 11 juta peserta BPJS Kesehatan yang sempat dinonaktifkan, sebanyak 2,1 juta di antaranya telah berhasil diaktivasi kembali.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gus Ipul dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Rabu, 15 April 2026.

Gus Ipul menjelaskan bahwa dari 2,1 juta peserta yang telah diaktivasi, tidak semuanya termasuk dalam kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

“Jadi, total peserta yang tetap aktif sebagai bagian dari BPJS Kesehatan dari 11 juta itu mencapai 2.155.665 penerima manfaat,” ujarnya dalam rapat tersebut.

Dari jumlah 2,1 juta yang telah diaktivasi, sekitar 305.864 di antaranya terdaftar dalam segmen PBI-JK.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa terdapat 1.418.456 penerima manfaat yang ditanggung oleh pemerintah daerah.

Selain itu, 188.703 peserta beralih ke segmen mandiri, sementara 57.287 penerima manfaat berasal dari segmen PNS, TNI, dan Polri.

“Ini adalah informasi penting yang perlu kami sampaikan, karena kami tetap memberikan kesempatan untuk melakukan reaktivasi,” tutupnya.

11 Juta Ditanggung

Sebelumnya, DPR dan pemerintah telah mencapai kesepakatan bahwa sebanyak 11 juta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang statusnya nonaktif akan tetap mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan selama tiga bulan mendatang.

Dalam hal ini, pemerintah akan menanggung seluruh biaya iuran yang diperlukan.

“DPR dan pemerintah sepakat, dalam jangka waktu tiga bulan ke depan, semua layanan kesehatan tetap dilayani dan PBI-nya dibayarkan pemerintah,” ungkap Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat rapat bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Senin (9/2/2026).

Sumber merdekacom