Dari WA Blast hingga Operasi Gabungan,Jasa Raharja Dorong Informasi Pemutihan Makin Luas di Karangasem
2 mins read

Dari WA Blast hingga Operasi Gabungan,Jasa Raharja Dorong Informasi Pemutihan Makin Luas di Karangasem

Karangasem — Sebuah program akan sulit memberi dampak apabila informasinya tidak sampai kepada masyarakat. Karena itu, penyampaian informasi mengenai Program Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Bali Tahun 2026 menjadi salah satu perhatian PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali dalam kunjungannya ke Kantor Samsat Karangasem, Selasa (22/9).

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali Abdillah, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Sub Bagian Sumbangan Wajib dan Humas Latifa Isnainiah Masyithoh, S.T., M.Sc. serta Kepala Sub Bagian Keuangan, Akuntansi dan ESG Wahyu Dwi Astowo, S.E., melakukan kunjungan dan berdiskusi dengan Kepala UPTD Samsat Karangasem I Nyoman Sugiantara.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk memperluas publikasi Program Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Bali 2026 di wilayah Karangasem. Pembahasan diarahkan agar informasi program dapat menjangkau masyarakat melalui berbagai kanal, tidak hanya mengandalkan penyampaian informasi di kantor Samsat.

Salah satu upaya yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan WhatsApp Blast (WA Blast) sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat. Kanal komunikasi digital tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk menyampaikan informasi program secara lebih langsung dan luas kepada wajib pajak.

Selain kanal digital, operasi gabungan juga menjadi salah satu momentum yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi program secara langsung kepada masyarakat. Dengan memadukan komunikasi melalui kanal digital dan kegiatan lapangan, informasi mengenai program relaksasi diharapkan dapat hadir pada lebih banyak titik interaksi dengan masyarakat.

Pembahasan juga mencakup berbagai upaya optimalisasi penerimaan lainnya, sehingga kegiatan publikasi tidak berdiri sendiri, tetapi berjalan beriringan dengan langkah-langkah pelayanan dan penjangkauan wajib pajak di wilayah Karangasem.

Abdillah menyampaikan bahwa strategi komunikasi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan penyampaian program kepada masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya menunggu masyarakat datang ke Samsat. Informasi mengenai program relaksasi perlu kita jemput dan sampaikan melalui berbagai cara, baik melalui kanal digital maupun kegiatan di lapangan. Karena itu, WA Blast, operasi gabungan, dan berbagai momentum pelayanan perlu kita manfaatkan untuk memastikan informasi benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Abdillah.

Ia menambahkan, upaya optimalisasi penerimaan juga perlu dilakukan secara konsisten dengan tetap mengedepankan pendekatan pelayanan dan komunikasi yang baik kepada masyarakat.

Menurut Abdillah, semakin banyak kanal yang digunakan untuk menyampaikan informasi, semakin besar pula peluang masyarakat mengetahui program yang sedang berlangsung. Karena itu, konsistensi pesan dan kreativitas dalam publikasi menjadi hal yang perlu terus dikembangkan oleh jajaran Samsat.

“Harapannya, masyarakat Karangasem tidak hanya mengetahui bahwa ada program relaksasi, tetapi juga memahami informasi yang disampaikan dan dapat memanfaatkannya sesuai ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, berbagai upaya optimalisasi penerimaan juga harus terus berjalan. Jadi, publikasi dan pelayanan kita dorong bergerak bersama,” tutup Abdillah.