Guru Jadi Penggerak Budaya Keselamatan, Jasa Raharja Gelar Sosialisasi PPKL di SMK Negeri 3 Sukoharjo
Sukoharjo – Upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak lingkungan sekolah terus diperkuat oleh PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sukoharjo. Melalui kegiatan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL), Jasa Raharja mengajak para guru dan tenaga pendidik di SMK Negeri 3 Sukoharjo untuk turut menjadi penggerak keselamatan bagi para siswa.
Kegiatan sosialisasi PPKL yang dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026, menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mendorong edukasi keselamatan lalu lintas yang tidak hanya menyasar pengguna jalan, tetapi juga membangun kesadaran melalui lingkungan pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja menyampaikan pentingnya peran pengajar dalam menanamkan perilaku tertib dan aman berlalu lintas kepada siswa. Guru dinilai memiliki posisi strategis karena berinteraksi secara langsung dengan siswa sekaligus menjadi figur yang dapat memberikan contoh dalam penerapan keselamatan sehari-hari.
“Keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter siswa agar semakin peduli terhadap keselamatan, baik sebagai pengendara, penumpang maupun pengguna jalan lainnya,” ujar perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Sukoharjo dalam kegiatan tersebut.
Melalui program PPKL, para pengajar didorong untuk melakukan berbagai langkah sederhana namun berkelanjutan di lingkungan sekolah. Di antaranya melalui safety announcement saat jam pulang sekolah, penyediaan pojok keselamatan lalu lintas, pembuatan dan penyebaran poster maupun video keselamatan melalui media sosial sekolah, menjadi role model dalam berlalu lintas, melaksanakan safety campaign secara berkala, serta mengintegrasikan pesan keselamatan lalu lintas dalam kegiatan pembelajaran.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadikan pesan keselamatan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari keseharian siswa di lingkungan sekolah maupun ketika berada di jalan raya.
Jasa Raharja juga mendorong adanya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan stakeholder terkait dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin peduli terhadap keselamatan transportasi.
“Harapannya, para guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan dan penggerak budaya keselamatan di sekolah. Dari sekolah, kita ingin membangun kebiasaan berlalu lintas yang aman sehingga dapat terbawa oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Kegiatan PPKL di SMK Negeri 3 Sukoharjo menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Jasa Raharja dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif para pengajar, diharapkan tercipta ekosistem sekolah yang semakin sadar keselamatan dan mampu melahirkan generasi muda yang tertib, peduli, dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas.
