Jasa Raharja Gandeng Kepolisian dan Akademisi, Edukasi Pengajar dan Pelajar Kulon Progo tentang Keselamatan Berlalu Lintas
Kulon Progo – PT Jasa Raharja terus mendorong peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas kepada Pengajar dan Pelajar Wilayah Kulon Progo yang dilaksanakan pada Kamis, 5 November 2026, di RM Jolotundo. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta bersama Ditlantas Polda DIY, Polres Kulon Progo, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta selaku penyelenggara. Sosialisasi ini menjadi upaya edukasi untuk menanamkan kedisiplinan berlalu lintas sekaligus membangun karakter generasi muda yang tangguh, peduli terhadap lingkungan, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pengajar dan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Kulon Progo. Hadir dalam kegiatan ini Septian Gunawan selaku Kasubag Pelayanan, AKBP Widya B. Mustikaningrum selaku Kasubditkamsel Polda DIY, AKP Kristiyono, S.Psi., M.M. selaku Kasat Lantas Polres Kulon Progo, serta Dr. Sri Waljinah Purwadi, S.Pd., S.H., M.Hum., M.H. selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta. Materi sosialisasi mencakup pentingnya ketahanan lingkungan dan ketahanan mental dalam mendukung kedisiplinan serta membentuk perilaku berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.
Septian Gunawan menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi salah satu langkah untuk membangun pemahaman pelajar mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas, tidak hanya sebatas mengetahui aturan, tetapi juga membentuk kesadaran untuk menerapkannya. “Melalui kegiatan ini, kami ingin para pelajar memahami bahwa keselamatan di jalan dimulai dari sikap disiplin dan tanggung jawab masing-masing individu. Ketahanan mental juga penting agar mereka mampu mengendalikan diri, tidak mudah terpengaruh perilaku berisiko, serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Septian menjelaskan bahwa keterlibatan pengajar dalam kegiatan ini memiliki peran penting karena sekolah merupakan salah satu lingkungan yang dapat membentuk kebiasaan dan karakter peserta didik. “Kami berharap para pengajar dapat meneruskan pesan-pesan keselamatan yang disampaikan dalam sosialisasi ini kepada para siswa. Dengan begitu, edukasi tertib berlalu lintas tidak hanya berlangsung saat kegiatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran dan kebiasaan positif di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Septian menambahkan bahwa kolaborasi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi keselamatan lalu lintas di kalangan generasi muda. “Harapan kami, para pelajar di Kulon Progo dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, mulai dari diri sendiri, lingkungan sekolah, hingga masyarakat. Mereka diharapkan mampu menerapkan perilaku berkendara yang aman, saling mengingatkan, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.
