Tim Pembina Samsat Pelaihari Perluas Informasi Relaksasi Pajak kepada Pengendara
Tim Pembina Samsat Pelaihari terus mendekatkan informasi mengenai kemudahan pembayaran pajak kendaraan kepada masyarakat melalui Operasi Gabungan di Terminal H. Soemarno, Pelaihari, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut menyasar pengendara sepeda motor yang melintas sekaligus menjadi ruang edukasi mengenai program relaksasi pajak kendaraan bermotor Tahun 2026.
Penanggung Jawab Samsat Pelaihari, M. Yuliadi Rahman, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga memberikan informasi kepada pengendara mengenai kesempatan yang tersedia melalui program relaksasi pajak. “Kami ingin memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat. Dengan mengetahui adanya keringanan yang tersedia, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan dengan lebih mudah,” ujar Yuliadi.
Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, Tim Pembina Samsat Pelaihari juga menghadirkan Samsat Keliling di lokasi kegiatan. Pengendara yang membutuhkan pelayanan administrasi dapat langsung memanfaatkan layanan tersebut tanpa harus datang ke kantor Samsat, sehingga informasi dan pelayanan dapat diterima dalam satu kesempatan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menyampaikan bahwa pendekatan pelayanan langsung merupakan bagian dari upaya memperluas akses informasi kepada masyarakat. “Sinergi Tim Pembina Samsat penting untuk menghadirkan pelayanan yang mudah dijangkau masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, edukasi mengenai kewajiban administrasi kendaraan dapat disampaikan bersamaan dengan akses pelayanan, sehingga masyarakat memperoleh informasi sekaligus kemudahan untuk menindaklanjutinya,” kata Arkan.
Melalui Operasi Gabungan dan kehadiran Samsat Keliling, Tim Pembina Samsat Pelaihari berharap masyarakat semakin memahami program relaksasi pajak kendaraan bermotor dan dapat memanfaatkan kemudahan yang tersedia. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun tertib administrasi kendaraan melalui edukasi dan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
